Entry: Faith Ke Bandung Sunday



Faith Ke Bandung

 

Tanggal 4 Desember 2004, teman-teman di Faith dapat undangan pernikahan di Bandung. Makanya sebelum tanggal 4 itu teman-teman udah saling contact via telpon dan ber-sms ria.

 

Awalnya aku bingung berangkat bareng siapa, tapi akhirnya aku janjian dengan Bunda UQ. Bunda bilang, bunda berangkat naik kereta trus bareng dengan Rharha, aku bilang aku ikutan dong. Akhirnya yang sepakat baru ber-3.

 

Sehari menjelang berangkat, ternyata ada kabar dari bunda, kalo yang ikutan bertambah, jadi seluruh rombongan yang berangkat 8 orang dewasa dan 2 anak2. Wah seru banget deh pikirku. Trus qta sms-an untuk janjian jam berapa berangkatnya, dan di mana. Akhirnya rencana tersebut terbentuk, Qta naik kereta, dari gambir dan kereta-nya berangkat jam 5.30 pagi (haaaaahhh?????? Berangkat jam berapa aku dari rumah ?????). Karena rencananya qta mau menghadiri acara akad nikahnya J, Akad nikah jam 9 pagi jadi berangkatnya pagi-pagi. Dan qta gak pernah punya rencana untuk menginap, jadi ya PP (pergi-pulang)

 

Aku pulang kantor jam 22.00, dan jam 4.20 pagi, alias ba’da shubuh aku berangkat lagi, dan setelah kemarin merayu kakak untuk minta diantar ke gambir, akhirnya berangkat juga deh. Dan di perjalanan ke gambir sempat deg-deg lebih cepat dari biasanya karena terjebak kemacetan di daerah pasar minggu (jam  4.45 pagi udah macet, Jakarta oh Jakarta). Akhirnya sampai juga di Gambir jam 5.20 pagi (dan suasana di stasiun sudah ramai).

 

Di stasiun Gambir aku janjian dengan Bunda UQ + suami, Inna, Vita, Asih, ternyata qta dari gambir berangkat tepat jam 5.30 pagi. Kata Bunda UQ, nanti dari stasiun Jatinegara ada lagi yang ikutan yaitu Rharha dan Abi Oyo dan Keluarga. Dan Bener aja dari Stasiun Jatinegara ada 5 orang lagi yang ikutan, tapi suami bunda UQ ternyata tidk ikut ke Bandung, hanya mengantarkan istri tercinta aja sampai ke Jatinegara dan sekaligus silaturahim dengan kami semua.

 

Di sepanjang perjalanan kami sangat menikmati ciptaan Allah (pemandangan dan udara) yang sangat indah dan menyegarkan, SubhanAllah banget. Dan karena qta berangkat pagi, qta-qta masih pada ngantuk sih tapi gak bisa tidur karena Rafi (anak Abi Oyo) seru banget, qta akhirnya bercanda dengan Rafi, dan cerita macam-macam dan banyak banget deh.

 

Jam 8.30 qta sampai stasiun Hall Bandung. Qta pikir orang ada yang jemput ternyata ngga ada, akhirnya rencana untuk datang akad nikah batal, karena qta gak ada yang tau daerah Bandung dan gak ada yang bawa alamat akad nikahnya. Jadinya ya qta beristirahat ria di stasiun dulu, sekalian beli tiket untuk balik ke Jakarta. Oh ya ada kejadian lucu tapi aku jadi ngga enak dengan bunda, waktu aku pesan tiket ke Jakarta, qta tanya ke informasi untuk yang dapat jatah adanya di gerbong berapa, dan mereka jawab gerbong 3. Lalu aku pesan tiket dan aku bilang gerbong 3, tapi mungkin karena suara aku yang kurang keras, jadi aku dapat gerbong 2. Padahal pada saat yang sama bunda UQ sedang berusaha untuk dapat gerbong 3. Bunda Dapat di gerbong 3, kalo pisahkan kurang enak juga, akhirnya aku berusaha untuk tukar gerbong, dengan biaya 20 ribu, ternyata bunda juga tukar gerbong, wah jadi tetap gak ketemu deh. Alhamdulillah, tiket yang qta punya belum di ubah, akhirnya dengan merelakan uang 20 ribu, qta gak jadi tukar gerbong, akhirnya qta masih tetap berkumpul, walaupun di barengi dengan muka masam pemesanan tiket (Maaf buat semua yang telah merasa di repotkan). Oh ya Aku dan Rharha pulang tidak ikut naik kereta, qta rencana pulang akan menggunakan bis, karena jarak untuk sampai kerumah lebih dekat.

 

Jam 9-an qta keluar dari stasiun Hall, dan ternyata qta keluar dari gerbang utama, dari sana itu tidak ada angkutan yang menuju ke tempat resepsi, harusnya qta keluar lawat pintu belakang stasiun (aduh orang Jakarta yang belum pernah ke Bandung, nyasar abisss J), tapi akhirnya qta naik angkot (angkutan kota) yang menuju ke belakang stasiun karena qta gak mau masuk lagi ke stasiun untuk sekedar numpang lewat (maluuu baangget gitu loch .....). Tidak sampai 5 menit sampai di terminal belakang stasiun, qta cari angkotnya ternyata lagi ngga ada, akhirnya qta nunggu dulu deh. Gak lama nunggu akhirnya mobil yang di tunggu2 datang juga. Karena qta 10 orang, jadi itu angkot hampir penuh deh, dan jadi gak perlu ngetem dulu. Ternyata gak terlalu jauh juga sih, kira-kira lebih kurang 20 menit qta sampai ke tempat resepsi. Oh ya ada kejadian menarik waktu di angkot itu, di angkot ada seorang anak muda yang dia mau dengan berbaik hati menunjukkan tempat resepsi itu, ya qta semua berucap alhamdulillah akhirnya ada juga yang mau menunjukkan jalan, angkot berhenti di suatu tempat dan dia bilang itu tempatnya, tapi ada penumpang lain yang bilang belum sampai masih ke depan lagi. Dan gak lama kemudian baru deh, qta sampai di tempat tujuan. Dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah dan terima kasih kepada yang telah menunjukkan jalan, qta semua turun dari angkot menuju tempat resepsi.

 

Sampai di tempat resepsi, qta bingung, karena pengantinnya belum datang, ya qta mencari tempat aja dulu buat istirahat, akhirnya ada tempat buat istirahat di belakang gedung resepsi yaitu  sebuah masjid. Ya alhamdulillah bisa meluruskan kaki :D sebentar.

 

Tidak berapa lama kemudian terdengar dari gedung resepsi bahwa pengantin sudah datang, dan qta semua siap-siap untuk melihat dan mengucapkan selamat. Ya dengan nuansa hijau dengan diiringi musik asli Sunda, pengantinnya masuk ke ruang resepsi.

Qta semua tunggu di depan hingg acara mengucapkan selamat di mulai. Dan gak berapa lama kemudian qta bisa mengucapkan selamat kepada Pengantin yang sedang berbahagia.

 

Sebenarnya qta semua (aku dan teman2 di Faith) itu penasaran banget dengan yang namanya Pak AS, beliau orang Bandung. Dan alhamdulillah qta semua dapat bertemu dengan beliau di acara tersebut, walaupun beliau datang sekitar jam 12.30 siang atau Ba’da zhuhur. Dengan sabar qta menunggu kedatangan beliau di acara tersebut, qta juga ketemu dengan Andri/Cold, dan teman-teman dari IMB.

 

Sekitar pukul 13.30 qta berfoto bersama dengan pengantin dan pamit untuk pulang. Setelah dari acara tersebut, niat qta tuh jalan-jalan sambil menikmati kota Bandung dan menikmati hidangan khas Bandung. Alhamdulillah kesampaian juga, qta makan Batagor Bandung. Setelah itu qta, beli oleh2 untuk keluarga di rumah, di KartikaSari dekat stasiun hall. Waktu telah menunjukkan pukul 15.00 WIB. Mau jalan-jalan lagi tanggung dan kalo nunggu kereta masih 2 jam lagi, akhirnya bingung deh....

 

Aku dan Rharha pisah dengan teman-teman sekitar pukul 15.30 Wib, qta menuju stasiun Bus antar kota, sedangkan teman-teman yang lain akhirnya menunggu keberangkatan hingga pukul 17.00  di stasiun Hall, karena kereta berangkat jam 17.00.

 

Aku dan Rharha sampai di stasiun Bus sekitar pukul 16.30 WIB, dan kami berpisah di terminal tersebut, aku  melanjutkan perjalanan ke Depok dan Rharha ke Bekasi.

Aku sampai rumah jam 22.30 Wib, sedangkan Rharha jam 21.30 Wib. Teman-teman yang naik kereta sampai stasiun Gambir jam 22.30 WIB, ternyata ada gangguan dalam perjalanan kami semua, yang naik bus macet dimana-mana, yang naik kereta macet karena ada kecelakaan.

 

Alhamdulillah kami semua dapat berkumpul dengan keluarga masing-masing. Insya Allah kami akan bertemu kembali di lain kesempatan, dan mengadakan perjalanan yang mengasyikkan + seru. Terima kasih buat Semua-nya.

Semoga kebersamaan ini akan selalu terkenang, dan menjadikan pelajaran dan dapat hikmahnya buat semua.

 

 

   0 comments

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments